Aksi Peringatan May Day 2016 Di Kota Palembang

oleh -
Masa Aksi KASBI Sumsel Di Pelataran Monpera Palembang  

PALEMBANG, SriwijayAktual.com– Dalam rangka peringatan Hari Buruh Nasional atau May Day 2016, ratusan masa aksi dari Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Wiilayah Provinsi Sumsel melakukan aksi unjuk rasa yang disebar dibeberapa titik di Kota Palembang, dengan titik masa aksinya yang terbanyak di pelataran Monpera Palembang, Minggu (1/5/2016).
Dalam orasi koordinator lapangan, Untung, mengatakan, bahwa pada saat ini kaum buruh Indonesia belum merasakan kemerdekaan sejati. Hal itu dialami berpuluh tahun lamanya.
“Kesejahteraan rakyat yang sejatinya tertuang pada UUD 1945 dan merupakan amanat para pendiri atau Founding Father NKRI telah dibegal oleh pemerintah, dan elit politik kapitalis.
Menurutnya, Kemerdekaan sejati adalah tiada lagi belenggu penindasan oleh kaum kapitalis, kaum buruh dan rakyat Indonesia tidak ada lagi kesengsaraan kemiskinan serta ketertidakberdayaan sebagai umat manusia. 
“1 Mei atau May Day merupakan bentuk praktek  upaya memenangkan perjuangaan menuju kemerdekaan  bangsa Indonesia saat ini, terkhusus bagi kaum buruh dan rakyat Indonesia pada umumnya”Tandasnya.
Sementara itu, dalam orasi tuntutanya, koordinator aksi, Suyono, mengatakan, menuntut Hapus sistem kerja kontrak dan outsourcing,  Tolak upah murah, berlakukan upah layak nasional dan cabut PP.78,  Stop PHK, Union Busting dan kriminalisasi anggota serta pengurus serikat buruh”ucapnya.
Selain itu, meminta pemerintah untuk  melaksanakan hak buruh perempuan dan lindungi  buruh migran Indonesia, tangkap dan adili pengusaha nakal,  jaminan sosial, bukan sebatas asuransi sosial, turunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Sembako,  pendidikan dan kejahteraan gratis untuk rakyat, serta menolak privatisasi dan bangun industri nasional”bebernya.
“Semua tuntutan kaum buruh Indonesia hanya dapat terwujud, jika pemerintah pro modal sudah tergulingkan dengan pemerintahan yang pro kesejahteraan rakyat”Tandasnya. (Art)


Artikel Menarik Lainya!:   PT Dirgantara Diduga Berikan Upeti untuk Pejabat Kemenhan sampai TNI, Ada Nama Moeldoko