5th National SAR Challenge 2016, di Kota Palembang

oleh -
Ket/Foto; Peserta Upacara
Ket/Foto; Kepala Basarnas Marsdya TNI FHB Soelistyo bersama Wakil Gubernur Sumsel, Pangdam II/Swj dan Kapolda Sumsel, Saat Diwawancarai Wartawan.

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com –  Badan SAR Nasional (Basarnas) menyelenggarakan upacara pembukaan  “5th National SAR
Challenge 2016” di Stadion Jakabaring Sport City (JSC)  Kota Palembang 17-21 Mei 2016, dengan Isnpektur Upacara Kepala Basarnas Marsdya TNI FHB Soelistyo, Selasa (17/5/2016).

Dalam upacara pembukaan  5th National SAR
Challenge diikuti  sebanyak sekitar 374 peserta yang berasal
dari 34 Provinsi kantor SAR daerah di seluruh Indonesia terlebih bersama rombonganya yang ikut hadir, unsur TNI, POLRI, instansi terkait, perwakilan dari unsur Mahasiswa, dan
Pelajar di Kota Palembang. Dihadiri  H.Ishak Mekki (Wakil Gubernur Sumsel), Mayjend TNI Purwadi
Mukson SIP (Pangdam II/Swj),  Irjen Pol Djoko Prastowo (Kapolda Sumsel),

Dalam membacakan amanatnya, Kepala Basarnas Marsdya TNI FHB Soelistyo, mengatakan,  wilayah Indonesia merupakan
daerah yang dilewati penerbangan dan pelayaran internasional. Selain
memiliki potensi ekonomi yang cukup besar, wilayah Indonesia juga rawan
terhadap terjadinya bencana alam.

Karena itu menurut Soelistyo, perlu disiapkan SDM di bidang pencarian
dan pertolongan (Search And Rescue) yang selalu siap siaga menghadapi
segala kemungkinan yang terjadi.
   “Tugas SAR adalah tugas kemanusiaan yang dalam operasionalnya
dituntut melakukan kegiatan secara cepat, handal dan aman,” kata
Soelistyo.

Untuk menyiapkan personil SAR yang handal tersebut lanjut Soelistyo,
perlu diselenggarakan latihan guna meningkatkan kemampuan personil SAR
melalaui kegiatan National SAR Challenge. “Tidak mungkin kemampuan dapat
dicapai tanpa melalui latihan,” tegas Soelistyo.

SAR challenge ini adalah kemampuan untuk uji terampil bagi personel
Basarnas baik secara perorangan maupun kelompok. Mereka kita tuntut
tentang kesiapan tentang teori-teori SAR dan rescue, terus kita tuntut
pemahaman soal alat, menyelamatkan manusia, dan evakuasi. I
     “Kepada para peserta, Kepala Basarnas meminta selama pelaksanaanya, agar benar – benar
memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempraktekkan teori yang selama
ini diperoleh.

Sementara itu, dalam sambutan Wakil Gubernur Sumsel, H.Ishak Mekki, mengatakan, memberikan apresiasi terhadap  personel Basarnas yang selalu berusaha siap Stand by 24 jam untuk antisipasi musibah atau bencana alam.
   
Di Provinsi  Sumsel adalah daerah dengan wilayah yang luas, dan dibeberapa daerah
juga letak geografisnya rawan bencana tanah longsor dan banjir, seperti
Kabupaten Musi Rawas dan sekitarnya yang rawan bencana alam banjir.

“Oleh sebab itu, meminta Basarnas untuk menambah personil dan fasilitas peralatan di
Sumsel. Sehingga antisipasi bencana alam lebih dapat maksimal.

Pemprov.Sumsel sangat mendukung kegiatan ini dan berharap event
nasional ini dapat meningkatkan kualitas personel Basarnas, sehingga 
bermanfaat bagi rakyat Indonesia”Tandasnya. (Art). 

No More Posts Available.

No more pages to load.